Tips Untuk Seks Anal
Tips untuk menikmati keistimewaan salah satu bagian tubuh kita (tapi yang masih sering disalah artikan atau kurang dimengerti).
Anus adalah bagian tubuh kita yang paling “tak dikenal”. Kecuali anda
seorang atlet-senam yang bisa melipat lipat tubuh, rasanya anda tidak
mungkin bisa melihatnya tanpa bantuan cermin. Sewaktu kanak kanak, kita
sering diberi tahu bahwa Anus adalah bagian tubuh yang kotor.Banyak
orang yang pernah mencoba Seks-Anal, ternyata merasa kesakitan dan
kemudian tidak mau lagi mengulanginya, atau terpaksa menahan penderitaan
cuma untuk menyenangkan pasangannya saja.
Jarang ada
yang bilang bahwa Seks-Anal sebenarnya sesuatu yang istimewa. Tidak ada
yang memberitahu kita bahwa setelah Alat Kelamin, justru Anus yang
memiliki konsentrasi syaraf syaraf terbanyak didalam tubuh manusia.
Tidak ada yang memberitahu kita bagaimana melakukannya dengan benar.
Hal ini harus dirubah…!. (Setuju ?)
Kenapa Seks Anal ? (lesson-1)
Waktu pertama kali anda menyatakan ingin meraba Anus pasangan anda,
mungkin dia akan berkata: :”Idiiih, kenapa mau melakukan itu? Lha?,
memang kenapa?Jawaban paling utama adalah karena hal itu menyenangkan!.
Jawaban ini sebenarnya sudah cukup. Akan tetapi banyak teman teman PLU
(People Like Us "orang seperti kita" sebutan akrab untuk gay) yang
ingin membahas masalah ini ke tingkat yang lebih mendalam.
Seks-Anal
bisa terasa enak secara fisik. Anus merupakan organ tubuh yang sangat
sensitif, sehingga sangat mudah merasakan kenikmatan hanya dengan
perangsangan yang ringan. Banyak pria yang menikmati Prostatnya diraba
dari dalam Anus, bahkan beberapa Pria langsung bisa mencapai orgasme
hanya dengan penetrasi Penis Pria kedalam Anus.
Banyak
yang beranggapan bahwa kesediaan seseorang menerima Seks-Anal merupakan
“sikap takluk”.Jawaban yang cukup tepat pada mereka adalah: “Bila anda
menikmati peran sebagai pihak yang ditaklukkan, yaa teruskan saja!”.Tapi
anda juga tidak perlu berpura pura menikmati peran sebagai pihak yang
dikalahkan bila anda tidak menghendakinya. Persepsi tentang Seks-Anal
sebenarnya tergantung anggapan kita sendiri kok.
Yang
lain menganggap Seks-Anal seperti kodratnya pihak wanita. Mereka
langsung men-cap seseorang yang mau menerima benda berbentuk penis
kedalam tubuh, dianggap berperilaku seperti wanita. Ada yang tidak
setuju dengan alasan yang terlampau sederhana begitu, karena ada juga
yang menikmati sensasi yang timbul pada saat berperan seperti
pihak-wanita pada saat bercinta dengan pasangan )
Ada
juga orang yang menganggap Seks-Anal “kotor”. Tidak begitu donk!.
Setelah dicuci bersih (enema), Seks-Anal sama bersihnya seperti seks
melalui vagina. Akan tetapi, kalau anda memang suka menyentuh kotoran
yang berada didalam saluran dubur pasangan anda, atau tipe orang yang
menyukai seks sebagai sesuatu yang kotor, ya silahkan saja!. (Tapi
jangan lupakan seks-aman dan seks-sehat)Diatas tadi, disampaikan
berbagai pendapat, konsep, tuduhan, kekhawatiran yang emosional,
semuanya tertuju pada yang topik menyangkut penggunaan Anus sebagai
alat-seks/organ kelamin.
Itu
semua dilatar belakangi oleh perbedaan kebudayaan. Kalau anggapan itu
semua justru membuat anda tertarik mencoba Seks Anal dan membantu anda
untuk makin menikmatinya, yaa lakukanlah!. Anda justru seperti
membalikkan tuduhan negatif itu menjadi suatu hal untuk menyenangkan
diri anda sendiri.Bila pendapat atau tuduhan tuduhan diatas menyebabkan
anda berhenti menikmati Seks-Anal, disarankan anda menebak siapa kira
kira yang menyebarkan tuduhan seperti diatas (pria straight, kaum wanita
atau justru PLU itu sendiri)
Anatomy
Supaya lebih mengerti ada apa saja “dibawah sana”, anda sebaiknya mengetahui anatomi tubuh.
- Outer Sphincter
Ini
adalah cincin-luar berupa otot dibagian terluar dari saluran dubur.
Kalau anda memasukkan setengah jari tengah/telunjuk kedalam Anus, anda
bisa merasakan bagaimana otot “outer sphincter” bisa berubah menjadi
lemas.
- Inner Sphincter
Cincin-dalam dari otot mulut dubur. Cincin luar dan dalam dari mulut-dubur inilah yang disebut Anus.
- Rectum
Bila
sebuah benda didorong kedalam Anus, maka benda itu akan masuk,
tersimpan didalam Rektum. Jangan khawatir, ukuran didalamnya cukup lega
untuk Penis pria berukuran L.
- Prostate
Cuma ada pada tubuh laki laki. Prostat bisa diraba dengan jari tangan dibagian dalam Anus, dan bisa terasa enak
Minta
pasangan anda berbaring terlentang, masukan jari tengah atau telunjuk
seluruhnya dengan telapak tangan menghadap keatas. Lakukan gerakan
“memanggil” dengan jari anda didalam Anus, dan ini akan merangsang
Prostat pasangan anda. Prostat tak beda seperti G-spotnya wanita.
- Pubo-Rectal Sling
Ini
adalah “klep” atau pengikat yang menarik Rektum bagian bawah kearah
kancing perut. Inilah organ yang mengontrol gerakan mengejan. Supaya
benda berukuran besar bisa dimasukkan kedalam Rektum, maka otot otot
Pubo-Rectal harus dilemaskan agar bentuk Rectum menjadi lurus.
- Sigmoid Colon
Ini
adalah otot daro bagian usus besar yang jauh letaknya dan berkelok
kearah kiri tubuh. Secara umum, kita tidak akan memasukkan apa apa
sampai sejauh itu. Dan letaknya tidak akan tercapai walau oleh Penis
pria yang panjang.
Illustrasi
Berbeda
dari vagina, Anus dan Rektum tidak memproduksi lendir pelicin sendiri.
Karena itu untuk menikmati sensasi Seks-Anal, kita harus menambahkan
pelicin. Jangan terlalu sedikit, tapi yang banyak!. Cairan pelicin
khusus untuk Vagina tidak akan berguna.
Ada ungkapan yang menyebutkan bahwa: Terlalu banyak cairan pelicin adalah jumlah yang hampir cukup!.
Pelicin berbahan dasar minyak
|
Rektum
adalah organ yang menjadi bersih dengan sendirinya. Cairan apapun yang
kita masukkan, akan keluar lagi pada saatnya nanti. Karena itu jangan
khawatir menggunakan cairan pelicin yang berminyak selama anda tidak
memasang kondom pada benda apapun yang anda masukkan.Minyak Mineral atau
Minyak-Pelicin, juga Hand-and-Body Lotion yang banyak dijual di
Swalayan, bahkan, konon, Minyak Goreng sering juga dipakai oleh pria PLU
(People Like Us "orang seperti kita" sebutan akrab untuk gay) dimasa
lalu.
Masalahnya,
Pelicin berbahan minyak merusak Latex (karet bahan pembuat kondom).
Jangan pertemukan kondom dengan Pelicin berbahan Minyak. Saya pernah
mendengar bahwa sarung tangan karet dokter sengaja dibuat tebal supaya
bertahan terhadap pelicin berbahan minyak sampai pemeriksaan
diselesaikan.
Pelicin berbahan Air
|
Pelicin berbahan Air tidak bermasalah!. Ini juga lebih mudah
dibersihkan. Dan sudah banyak produk pelicin berbasis air yang
tersedia. Akan tetapi pelicin yang kental, lengket yang harus anda
pilih dan pakai untuk Seks-Anal. Pelicin encer kurang bagus dan tidak
akan bertahan sampai masuk kedalam Rektum.
Biasanya PLU lebih
menyukai Pelicin berbasis air dibanding Minyak, yang repot dibersihkan
dan berbekas. Pelicin berbahan minyak terlalu lengket dan kurang-gaya!.
Pelicin berbahan air yang terasa basah dan “pas-licinnya” (seperti
iklan produk Kopi: “pas susunya”). Pilihan favorit yang mudah ditemukan
adalah KY Jelly, cuma sayang sekarang harganya terlampal mahal. Tapi Vigel atau Durex Topgel bisa menjadi alternatif yang baik.
Beri Pelicin di bagian dalam
|
Pelicin
tidak hanya dibutuhkan sebanyak banyaknya, tapi juga pada tempat yang
benar, khususnya yang terbanyak dibagian dalam anus. Memberi pelicin
dengan jari tangan berbalut krim pelicin cuma membantu saat memasukan
benda kecil, jari tangan atau penis berukuran standard, tapi tak akan
berguna untuk penetrasi (memasukan) benda atau penis berukuran besar
(selamat!) sampai masuk jauh kedalam.Bagi yang beruntung (kasihan?)
memiliki perangkat penis berukuran besar, saya sarankan anda mencari
cara lain untuk “menyuntikkan” pelicin. Alat suntik khusus yang biasa
tersedia dalam paket KY atau untuk keperluan medis akan banyak gunanya.
Pada dasarnya alat ini seperti pipa kecil dengan ujung tumpul yang
mudah diselipkan dilengkapi pompa seperti alat suntik.Dorong ujung pipa
yang sudah terisi Pelicin kedalam anus dan beritahu pasangan anda bahwa
bahwa anda akan menyuntikkan pelicin karena hal ini juga bisa terasa
enak oleh dia :--). Keuntungan menggunakan pelicin jauh didalam anus
adalah seprei dan paha tidak akan terlalu belepotan pelicin yang
lengket. Kekurangannya adalah saat buang air besar karena awalnya
terasa seperti terkena diare.
Jika
anda tipe pria “kebal” yang lama mencapai Klimaks, jangan lupa
menambahkan Pelicin dari waktu ke waktu untuk kenyamanan pasangan anda.
Anda juga jangan sekali sekali menggunakan spray tahan-lama semacam
Stud atau Long Time G. Anda egois!, sementara pasangan anda belum tentu
mampu mengimbangi permainan dalam jangka waktu yang terlampau lama.
Yang alamiah saja!, itu lebih enak!.
Satu
pesan terakhir mengenai Pelicin. Saat ini mulai dijual Pelicin yang
menyesatkan seperti merek Anal Ease, Easy Entry. Tapi ini sebenarnya
cuma semacam obat bius penghilang sakit. Hati hati, Seks Anal harus
menyenangkan! Jadi kalau sampai menyakitkan, artinya anda salah melakukannya!. Pelicin semacan itu berbahaya.
Saya harap suatu hari ada orang yang akan menuntut pembuatnya ke
pengadilan dan menarik produknya dari peredaran. Saya kira mereka
justru memperkuat anggapan bahwa Seks-Anal adalah sesuatu yang harus
“diderita seseorang demi pasangannya. BULLSHIT!.
Bagaimana Memulainya – A (lesson-3) -
Bahwa permainan Anal dan, terutama, Seks-Anal menyakitkan adalah
pendapat yang tersebar luas dan merupakan mitos yang berbahaya. Padahal
sama saja dengan rasa sakit yang kita rasakan dibagian tubuh yang lain,
itu sebenarnya pertanda bahwa ada sesuatu yang salah!, jadi begitupula
dengan bagian tubuh di seputar daerah Anus..Karena memiliki begitu
banyak jaringan syaraf syaraf, Anus bisa membuat kita benar benar
menderita bila kita salah memperlakukannya. Tapi juga bisa jadi sumber
kenikmatan yang luar biasa.
Kenikmatan
maksimal dari Seks-Anal hanya bisa dirasakan bila kita mampu
menghilangkan segala bentuk rasa sakit dan trauma akibat pengalaman
Seks-Anal di masa lalu. Naluri “pertahanan-diri” dari pihak yang pasif
adalah keberanian untuk bilang “tidak” sampai dia memang sudah siap
untuk melanjutkan.“Siap” disini adalah kesantaian secara fisik yang
bisa dibantu dengan rabaan dan cumbuan. Juga terangsangnya gairah,
karena bisa saja otot otot Anus sudah relaks tapi pihak yang pasif masih
belum bergairah. Kepandaian mencumbu bisa dilihat dari kemampuan kita
membakar gairah pasangan kita dengan rangsangan yang membara..
Relaksasi
Ini adalah bagian terpenting dan tersulit dari Seks-Anal.
Otot Anus yang masih terasa ketat merupakan pertanda masih adanya
tekanan emosi. Karena otot ini memang seperti “cincin-emosi”. Anda
sendiri yang harus santai dan menikmatinya setelah itu barulah otot otot
Anus anda yang menjadi lemas, santai dan bisa menikmati.Melemaskan otot
otot Anus butuh waktu. Maksud saya ada 2 macam waktu. Yang paling
mudah adalah pada saat berlangsungnya hubungan yaitu mulai dengan
sesuatu yang berukuran kecil (jari atau lainnya) kemudian ditingkatkan
seiring dengan makin “panasnya” pasangan anda.
Cara
kedua membutuhkan waktu yang lebih lama. Bila pasangan anda belum
pernah merasakan penetrasi apapun kedalam Anus sebelumnya, jangan
langsung main Seks-Anal pada pertemuan pertama. Giring saja pasangan
anda dalam beberapa pertemuan sampai dia siap atau memang
menginginkannya sendiri.
- Jangka Pendek
Setelah periode cumbuan dan perangsangan berhasil tanpa masalah apapun,
otot otot Anus biasanya mulai menjadi lemas. Pasangan anda sudah bisa
mulai menerima benda yang lebih besar seperti Penis anda. Saluran
Pubo-Rectal yang berkelok mulai memanjang dan mulai fleksible menerima
benda berbentuk lurus yang dimasukan kedalamnya.Pasangan anda juga akan
mulai merasakan sensasi yang terasa semakin enak. Tapi anda harus
tetap sabar!, Mulailah dengan jari tangan yang dimasukan semakin jauh
kedalam Anus, kemudian menambahkan jadi 2 jari dan setelah itu baru
Penis.
Jangan
berbuat bodoh, memaksakan Penis masuk dengan terburu buru. Santai
saja!, tidak usah terburu buru dan nikmati sepenuh hati. Ini bukan
balapan tau!.
Jangka Panjang
Bila anda sudah sering dipenetrasi oleh laki laki, anda akan makin
lihai dibidang ini. Hal ini seperti latihan atletik saja. Tapi jangan
harap anda langsung mampu menikmati benda benda seukuran bola basket
pada tahap awal. Bila anda seorang pemula, mulailah dengan satu jari.
Mungkin pada percobaan kedua dengan dua atau tiga jari, kemudian coba
dengan alat/dildo berukuran kecil, dan setelah mahir menerimanya,
silahkan jelajahi keistimewaan Seks-Anal.
- Sudut Masuk
Rektum tidak berbentuk seperti pipa yang lurus, paling tidak pada saat
anda memulai permainan. Klep otot Pubo-Rectal mengikat Rektum dalam
bentuk kelokan “S”. Bila anda tidak memasukan jari anda atau benda
lainnya pada sudut yang tepat, hal itu tidak akan terasa tidak-enak oleh
pasangan anda.
- Arahkan ke pusat Udel Perut
Saat anda memasukan Penis melalui Anus menuju Rektum, arahkan ujungnya
ke arah udel perut (kancing perut). Mudah sekali bila anda cuma
memasukkan jari tangan, atau benda lain yang panjangnya sama atau lebih
pendek dari jari, tapi anda untuk benda yang lebih besar atau Penis yang
sudah erekasi, anda mungkin perlu mencobanya berkali kali sampai
menemukan arah yang tepat.
Berhenti dan Tarik Kembali
Setelah
masuk beberapa senti, pasangan anda akan bilang (khusus pasangan yang
saling terbuka) kalau penetrasi itu mulai terasa sakit. Itu artinya
anda menikam belokan sudut Anus. Tarik mundur sedikit dan biarkan
pasangan anda tahu bahwa anda tidak akan meneruskan, diam dulu!, dan
JANGAN BERGERAK!.
Se-senti gerakan-tambahan bisa terasa seperti se-meter, seandainya itu dubur anda yang dipenetrasi!.
- Tujukan ke arah kepala
Bila gelagat pasangan anda terlihat sudah siap menerima lebih dalam,
rubah tikaman anda kearah kepala dan dorong perlahan, tarik sedikit dan
dorong terus. Saat anda membuatnya lebih santai, Klep otot Pubo-Rectal
mengembang, semakin lurus dan membuatnya nyaman. Bila menggunakan
alat/dildo, saya sarankan memilih yang elastis/fleksible supaya
menyesuaikan dengan kelokan sudut Rektum.Kemudian, Rektum akan berkelok
kearah kiri menuju otot Sigmoid-Colon (mulut usus-besar), tapi jangan
khawatir ukuran normal Penis laki laki tidak akan mencapai sejauh itu
(kecuali yang berukuran aneh) atau anda menggunakan alat/dildo (tapi
sebaiknya anda tidak tidak perlu mendorong terlampau dalam kecuali anda
berdua dengan pasangan anda sama sama suka dan berpengalaman “bermain”
sejauh itu)
- Masalah Fisik
Anda harus tahu bahwa “Sphincter” didalam bibir luar Anus, bukan otot
yang biasa!. Ototnya cukup besar, kuat, tapi biasanya tidak kita
kendalikan secara sadar. Waktu masih kanak kanak, kita mungkin suka
suka mengejan-ngejan & menahan-nahan otot otot ini pada saat sedang
buang air besar, tapi pada saat semakin dewasa, kita tidak pernah lagi
“melatihnya”, bahkan tak pernah memikirkannya lagi..Kalau anda ingin
mulai mencoba Seks-Anal, anda harus mulai “melatih” Anus anda lagi dan
anda akan merasakan sensasi baru!. . Bila anda bertanya pada orang
yang baru pertama mencoba Seks-Anal, apakah itu terasa enak, mereka
mungkin akan ragu ragu dan berpikir lama sebelum memberi jawaban.
Kita
harus bisa “mengerti” Anus kita. Beri dia waktu dan itu pasti terjadi.
Setelah terlatih, otot otot anda akan “ingat” apa yang harus
dilakukan. Belajar saja dulu!.
Aspek Psikologis
Banyak pria yang meragukan dan menghawatirkan bagian belakang tubuh
mereka. Mereka tidak begitu saja percaya pada apa yang tidak mereka
lihat. Kehawatiran akan kebersihan, takut tidak mampu mengimbangi
pasangan, takut merasa sakit, takut luka, dan mungkin juga trauma
pengalaman masa lalu, itu semua bisa mempengaruhi kemampuan bersantai
anda dengan Seks-Anal. Hal hal ini harus dibicarakan secara terbuka
dengan pasangan anda.
- Masalah Kebersihan
Banyak orang, punya kehawatiran masalah kebersihan Seks-Anal.Dalam
keadaan normal, kotoran sebenarnya tersimpan aman didalam usus besar dan
baru akan turun kearah Rektum dan turun lagi ke bibir Anus, sesaat
sebelum mengejan pada saat buang air besar, sehingga kita akan jarang
sekali “berpapasan” dengannya.
Kalau
anda ragu ragu!, buang air dulu sebelum melakukan Seks-Anal. Ini
paling aman!. Tapi kadang kadang masih tersisa sedikit kotoran dibagian
Rektum dan Krim Pelicin jadi terlihat berwarna agak coklat muda. Kalau
hal ini mengganggu anda, mungkin anda harus mulai belajar “menguras
anus” (Enema).
Yang
paling gampang, pertama buang air besar dulu, kemudian gunakan
semprotan air dengan tekanan agak kuat supaya air bisa masuk sampai ke
dalam Anus dan Rektum. Duduk di closet/wc dan tunggu beberapa saat,
lakukan gerakan mengajan seperti mau buang air besar, setelah itu air
pencuci tadi otomatis akan keluar lagi dan anda tinggal
membersihkannya.Pembersihan bagian luar harus termasuk bagian yang
berbulu/rambut diselangkangan dekat alat kelamin.
Pilihan
lain adalah berhubungan dan melakukan Seks-Anal sambil mandi di
shower. Semua “yang tidak bersih” pasti langsung tersiram. Tapi anda
tetap harus memakai Pelicin, mungkin lebih banyak karena inipun akan
ikut tersiram.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar